Puisi Ceria

kulihat suasana di pagi hari,
udara begitu dingin serasa menusuk tulangku.
pepohonan bermekaran,
dedaunan berjatuhan.

kulihat segenap sinar di ufuk timur,
itu pertanda hari sudah pagi.
akupun teringat sesuatu,
betapa besarnya ciptaan tuhan untukku.

oh…tuhan, engakulah sang pencipta,
yang menciptakan matahari yang terang.
engkaulah ar-rahman,
yang selalu memberi kami kesenangan.
terima kasih oh tuhan,
atas rahmat yang selalu engkau berikan kepada kami.

 

Puisi Sedih

 

 

pagiku hilang sudah melayang,
hari mudaku sudah pergi.
sekarang petang datang membayang,
batang usiaku sudah tinggi.

aku lalai di hari pagi,

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: